Hello! So, this is my first ever post here. Sebetulnya dari lama udah kepengen (banget) bikin blog, karena saya pada dasarnya sangat suka berak di celana sambil salto menulis. Dulu waktu kuliah S1 hobi banget nulis laporan praktikum, setiap 3 hari submit. Waktu kuliah S2 juga hobi banget nulis dalam bentuk chat ke gebetan/pacar/supir/kuli. Jadi ya bisa dibilang menulis adalah bagian terintegrasi dari kehidupan gue (pakai lo gue aja ya, soalnya labelnya informal) yang sangat diferensial, terkadang keinginan menulis tersebut meningkat secara eksponensial ketika gue terpapar zat radioaktif pengalaman manusiawi yang menyenangkan. Cuma masalahnya waktu masih kuliah baik S1 atau S2 itu gue lumayan sibuk berak di celana sambil salto kuliah, sibuk tugas, sibuk nulis kenangan (ea), jadi gak sempet aja gitu nulis-nulis di blog atau di sosmed lain. Keinginan menulis gue cukup menggebu-gebu terutama ketika ada keresahan yang timbul dalam diri gue, yang kadang-kadang malah jadi lucu kalau dipikir-pikir. Banyak komika (stand-up comedian) di luar sana yang berkata bahwa, "Materi stand-up adalah buah dari keresahan komikanya." Dengan logika yang sama, harusnya keresahan-keresahan saya yang banyak ini bisa menghasilkan suatu materi yang substansial, kalau dikumpulkan. Dengan pertimbangan di atas, pada momen inilah keinginan saya menulis terkonsentrasi, dengan posting-an blog sebagai manifestasinya.
Hi! Pandemi sudah lewat, dekade sudah berganti, Messi sudah mengangkat anak trofi piala dunia, gue udah lulus kuliah lagi, dan ada masa kekosongan yang gue habiskan dengan menikmati waktu-waktu tenang (baca: lagi gabut). Alasan adanya waktu yang bisa dinikmati ini juga yang mematangkan keputusan gue untuk akhirnya posting. Karena kita tahu ya bahwa buat konten blog itu adalah aktivitas yang memerlukan kegabutan waktu, cinta, dan dedikasi yang tidak sedikit, pun tidak semudah berak di celana sambil salto membalikan telapak tangan. Berbekal kunjungan ke banyak blog yang sudah well established, laptop, kuota internet, dan hati yang tulus, saya bagikan sebagian dari apa yang saya punya pada dunia dalam bentuk tulisan ini. Watch out world! This regular Joe is coming in HOT! Mungkin banyak yang beranggapan kalau gue telat banget buat mulai bikin blog, blog udah mulai gak zaman, kenapa gak bikin kanal youtube aja, kenapa gak jadi dinosaurus aja, dll. dsb., ya gue kasih tau aja ke lo, gue ini gak pinter bikin video, gue kalo ngomong suka belibet, dan gue sebetulnya dinosaurus jadi ya gak bisa dong jadi dinosaurus lagi? Kan udah. Dan jawabannya sebenernya udah lo baca sendiri, gue suka nulis. Nulis itu buat gue ibaratnya kaya ketemu temen yang gue lupa namanya siapa, terus nyapa mereka,
How are you? How is your life? Are you happy with your choices? Why don't we go grab some coffee together? Dapet korelasinya? Gue tetep lakuin walaupun awkward (karena lupa namanya siapa), karena gue bisa (bisa nyapa), dan gue yakin dia paham maksud sapaan gue (karena sebetulnya temen). Sekarang gue mau bahas soal nama, nama blog ini adalah "Why Not, Joe?" Kenapa? Because why not? Iya, kenapa nggak? Pernah gak sih lo ngerasa kalau orang lain menghakimi yang lo lakuin karena gak sesuai sama standard mereka? Misalnya, kenapa kerja di swasta padahal bisa di negeri? Kenapa habis lulus kuliah langsung balik kuliah lagi gak kerja dulu? Kenapa beli es krim kekinian 30 ribu padahal harga segitu bisa dapet nasi rames lauk ayam goreng sekandang? Dsb. dst. Ya kenapa nggak? "Kenapa nggak" ini jadi semacam senjata yang sifatnya serba bisa dalam meng-counter pertanyaan "Kenapa", dengan dua outcome, antara yang nanya kena skak mat, atau yang jawab kena tampol. Gue suka duality. Then what about "Joe"? Jadi gini, nama panggilan gue Joe, Jo sebenernya, bokap yang manggil gitu, orang lain nggak. Terus kan pas SMA gue sekolah di tempat bokap ngajar ya, jadi biar gampang aja gitu orang-orang pada kenal. Nah terus lama-kelamaan ada aplikasi smartphone, yang display name-nya gak bisa kalau di bawah tiga karakter. Fix nama panggilan gue itu gak bisa dong? Jadilah gue tambahin aja E di belakangnya, biar pas tiga tanpa mengubah penyebutannya 😂. Minimal era modern ya, kalaoe sewaktoe era Soekarno ya nama goea dibatjanya JU pasti sama pedjoeang-pedjoeang kemerdekaan Indonesia. And afterall, I'm just a regular joe to begin with, nothing special, nothing too fancy.
Next! Karena setiap kapal punya tujuan berlayar, dan setiap angin yang tak kasat mata punya arah berhembus, ke manakah arah blog ini ke depannya? Buat gue, karena pada esensinya cuma buat sarana melepas elektron kalor kepergihannya keresahan pribadi doang, jadi ya paling gue bakal nulis yang terbesit di pikiran aja, yang kira-kira kontemplatif, lucu, atau sentimen, yang pantas dibawa ke ranah publik. Tidak menutup kemungkinan juga kalau isinya bakal berupa review, atau sharingan pengalaman, baik yang dibawakan secara resmi atau santai. Maka dari itu gue udah nyiapin label untuk kategorisasi nih kira-kira isi kontennya bercanda atau serius. Tapi seperti kata pepatah: Serius bukan berarti tanpa bercanda, dan bercanda bukan berarti tanpa tanda jasa, kemungkinan akan ada beberapa posting-an yang memadukan keduanya, dalam sebuah label "apa aja boleh". Terus apakah ada antisipasi kalau orang-orang ternyata suka sama apa yang gue tulis dan blog ini meledak *DUAR* dan terkenal? Well, gue gak yakin ya HAHAHAHA karena ya jokes gue garing, gue banyak kurangnya: kreativitas gue kurang, daya tarik gue kurang, makan gue kurang, tidur gue kurang, kurang gue kurang, jadi ya kayanya malah bakal ngebom, garing, dan terlupakan, berkarat di sudut-sudut tergelap internet. Jadi ya happy go lucky aja gue hahaha. Kayanya udah dulu entry gue buat sekarang, masih minim sekali karena emang masih posting-an awal, bear with me on this one, masih banyak ruang buat berkembang, dan masih banyak kembang untuk beruang. Sekian sepatah dua patah leher kata dari gue, Regular Joe signing out!
P.S: Sadar gak lo kalau setiap permulaan dari paragraf posting-an ini diambil dari penggalan judulnya? Keren kan gue? Yang sadar sebelum gue kasih tau silakan komen ya, yang sadarnya setelah gue kasih tau juga gapapa komen aja, seenggaknya lo gak sedang kehilangan kesadaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar